Kondisi Bursa Saham di Tahun Kerbau Tanah (2009)
ini bagaimana peluangnya dibadingkan satu tahun lalu?
Banyak orang apabila mendekati bulan Oktober satu
tahun setelah krisis, cenderung mencari tahu bagaimanakah
kondisi ekonomi dunia dan secara khususnya Indonesia
kedepan?
Tahun 2009 (Tahun Kerbau Tanah) bagi Saham yang bersifat
Api cukup seimbang, meskipun lelah, tetapi saham cukup
seimbang untuk berekspresi. Artinya bagi dunia Saham
sebenarnya tahun 2009 merupakan tahun baik untuk terjadi
kenaikan-kenaikan berarti.
Jika dilihat kilas balik beberapa bulan lalu mulai
dari awal Tahun di bulan January (Tanah), February
(Kayu), Maret (Kayu), ekonomi secara khusus di Indonesia
belum terlalu terlihat bergairah, memang secara Feng
Shui kalaupun ada peluang baik bagi Saham akan terjadi
setelah February, Maret. (Hal ini menjadi pembahasan
dalam Talk show FS dan ekonomi besama Team Forties
dan Scroders pada diskusi dengan salah satu bank ternama).
Pada bulan-bulan tersebut IHSG memang masih bergerak
dibawah 2000. bahkan untuk menembus level 1900 saat
itu sangat berat sekali.
Pergerakan saham pada Triwulan pertama di Tahun 2009
(January, February, Maret, ) masih lemah. IHSG sendiri
masih bergerak antara 1300-1400. tetapi memasuki pertengahan
April agak sedikit berbeda. Saham mulai menunjukkan
adanya pergerakan. Secara Feng Shui sendiri Bulan
April (Tanah) sebenarnya bulan yang berat bagi saham,
tetapi tidak ada konflik jadi sebenarnya berpeluang
baik asal kuat.
Secara Feng Shui Bulan Mei adalah merupakan bulan
Hoki sepanjang tahun 2009. Pergerakam IHSG mulai menunjukkan
gerakan positif memasuki bulan Mei. Kondisi Saham
di bulan mei sangat beda sekali dengan tiga bulan
sebelumnya. Bulan Mei secara Feng Shui adalah bulan
Hoki secara Umum, saham juga ikut Hoki karena kuat
sekali (Bulan Mei adalah Bulan Api baik bagi Saham).
Rabu 18 Mei 2009 adalah permulaan pergerakan hoki
Saham, jika dilihat IHSG pada tanggal tersebut mulai
memasuki 1800. secara Feng Shui angka 1 dan 8 adalah
angka keberuntungan dan symbol kemakmuran, pada hari
tersebut posisi ini merupakan urutan terbaik kedua.
Sepanjang bulan Mei kenaikan saham cukup tinggi, dibandingkan
Triwulan pertama kenaikan Mei sekitar 30-40 %. Pada
akhir mei IHSG sudah menembus naik menjadi 1900. Di
awal Juni (dalam perhitungan Chinese minggu pertama
bulan berikut, masih termasuk bulan sebelum) juga
IHSG hampir menembus angka 2000, sangat kontras dengan
kondisi di awal tahun (6 bulan sebelumnya).
Bulan Mei jika dilihat dari analisa diatas secara
ekonomi, juga cenderung mirip dengan Feng Shui yaitu
sangat tinggi kenaikan saham, padahal pada bulan tersebut
kondisi di Indonesia sendiri sedang hangat topic pemilu,
tetapi Saham berpeluang baik, secara khusus bagi Negara
Indonesia yang terlahir ber Shio Ayam (1945) juga
cenderung bisa baik di tahun kerbau (2009) karena
merupakan rumpun Ayam- Kerbau- Ular.
Bulan July secara Feng Shui adalah bulan paling kurang
seimbang sepanjang tahun 2009. Secara Feng Shui bulan
ini adalah unsur Tanah (membuat Api/ saham lelah).
Di Negara Indonesia sendiri, pada Bulan July 2009
terjadi pemilu pemilihan Presiden. Jika dianalisa
kondisi Saham di bulan yang kurang seimbang secara
Feng Shui di Bulan July sangat lemah sekali, apalagi
sehari setelah pemilu (08 july 2009). Kondisi ekonomi
dunia pun juga demikian, lemah dilihat dari indicator
harga minyak mentah dunia di level $65 dan $55 perbarel.
Artinya pengaruh bulan kurang seimbang secara Feng
Shui juga terjadi dalam kondisi ekonomi Global dan
Indonesia.
Bagi Indonesia sendiri sebenarnya tahun 2009 adalah
tahun Hoki, sebenarnya setelah pemilu berlangsung
tertib dan damai, ada situasi bencana nasional terjadi
yaitu pada tanggal 17 July 2009 terjadi Bom di JW
Marriot dan Ritz Carlton oleh teroris. Bulan kurang
seimbang secara feng shui itu juga terasa dalam kondisi
lain yaitu terjadinya Bom. Satu minggu setelah terjadinya
Bom Saham sedikit melemah, tetapi tidak terlalu hancur/
terkoreksi. Diluar dugaan, karena pada tahun 2009
ini meskipun berat, Indonesia tetap berpeluang hoki,
apalagi dengan adanya pemimpin yang serumpun dengan
Indonesia (Presiden SBY-Shio Kerbau)
Bulan Agustus setiap tahun adalah Ghost Month secara
Feng Shui. Sebenarnya bagi Saham ada peluang baik,
tetapi karena pengaruh Ghost Month secara Feng Shui,
memang masalah masalah berpeluang besar terjadi di
Bulan Agustus ini, tidak hanya sekedar masalah ekonomi,
kehidupan, kesehatan, keluarga, dll juga berpeluang
terjadi hal ini secara Feng Shui masih berlangsung
sampai awal bulan September. Koreksi Saham juga terjadi
pada tanggal 18 Agustus 2009 yang secara FS hari tersebut
kurang seimbang, terjadi kebimbangan.
18 Agustus 2009
Bulan September secara Feng Shui adalah Bulan Hoki
juga sepanjang Tahun 2009. bulan September dimulai
dalam penanggalan Chinese setelah tanggal 07 September
2009. Ekonomi Dunia juga sebenarnya bisa mendapat
keberuntungan, apalagi dengan diprediksinya kenaikan
tingkat ekonomi dunia oleh IMF diatas 4 %. Seharusnya
kondisi saham sangat berpeluang hoki.
Bulan September adalah bulan Logam, dan juga hoki
bagi Negara Indonesia yang bershio Ayam. Sebenarnya
saham sangat berpeluang baik bagi Negara Indonesia,
apalagi setelah hoki Negara Indonesia berhasil menangkap
teroris kelas dunia Nurdin M. Top pada 18 September
2009. Hal ini sebenarnya sangat membawa peluang hoki
bagi Negara Indonesia. Sayangnya setelah tanggal 18
September 2009 Negara Indonesia terjadi liburan panjang
cuti bersama. Jika tidak, sebenarnya saham sangat
berpeluang Hoki baik apalagi bagi Negara Indonesia.
Sangat berbeda dengan Tahun 2009 menuju ke bulan Oktober
terjadi Krisis, sedangkan di Tahun 2009 ini yang merupakan
Tahun hoki bagi Negara Indonesia bulan Oktober- December
(Triwulan akhir 2009).
Peluang saham di Awal Oktober seharusnya masih masuk
bulan Hoki September, masih berpeluang baik sebab
di bulan September terjadi banyak hari libur. Artinya
saham untuk naik sedikit tertahan. Bulan Oktober (Bulan
Tanah) saat saham (Api) mengekspresikan keberuntungan,
artinya bukan tidak mungkin ada kenaikan tinggi terjadi
di bulan Oktober ini. Kalaupun ada peluang besar terjadi
secara feng shui di bulan Oktober.
Sebab di Bulan November (Air) kecenderungan Saham
(Api) agak berat. Karena terjadi konflik energy dan
pergerakan yang lambat, karena terpengaruh sifat kerbau
dan Babi (bergerak lambat). Kondisi energy Air juga
akan berlangsung terus sampai dengan bulan December.
Namun karena kecenderungan ekonomi biasanya di akhir
tahun memang kondisi saham akan ditutup naik, namun
secara Feng Shui sebenarnya agak berat. Kalaupun ada
peluang bagi saham, sebenarnya akan terjadi di bulan
January 2010. dimana secara Feng Shui Tahun Kerbau
2009 Bulan Hokinya adalah Mei-September-January 2010
(masih masuk tahun kerbau).
Seperti pepatah setelah mendung gelap pasti ada pelangi
sebagai symbol munculnya peluang cerah harapan baru.
Saham setelah Bulan Oktober 2009 berpeluang lebih
cerah disbanding Oktober 2008 yang suram dan kelabu.
Written By :
Jenie Kumala Dewi
www.jeniefengshuionline.com